13 Panduan Solo Traveling Tanpa Ribet, Silakan Coba!

Jalan-jalan atau traveling tidak selalu harus dilakukan secara berkelompok, bersama teman, orang terdekat, atau keluarga. Kadang kita butuh traveling sendirian saja. Sejumlah orang malah lebih menyukai traveling sendirian. Saat sendirian orang bagaimana pun bakal lebih punya banyak waktu untuk mengenal diri sendiri.

Traveling sendirian atau solo traveling secara umum memang lebih simpel dan spontan. Bepergian sendiri juga memberi kita kebebasan untuk menentukan tujuan, lokasi-lokasi yang mau dikunjungi, berapa lama, persiapan yang harus dilakukan dan sebagainya. Segalanya kita putuskan sendiri tanpa harus ribet menimbang keinginan orang yang pastinya berbeda.

Traveling sendirian atau solo traveler bagi sebagian orang jauh lebih asyik dan puas menikmati kesendirian di tengah orang-orang yang tidak dikenal.

Nah, supaya menjadi solo traveler lebih mulus dan sempurna seperti yang kita inginkan, berikut ini sejumlah tips menjadi solo traveler.

1. Menyusun Rencana Perjalanan
Melancong seorang diri justru persiapan harus lebih matang, hindari improvisasi. Persiapan yang kudu matang adalah menyusun rencana perjalanan dan destinasi, lokasi-lokasi yang mau disinggahi (itinerary). Pada tahap ini pula kamu harus menghitung dengan sebaik mungkin budget.

Jangan nekat mengabaikan menyusun itinerary ya, sebab berisiko kamu kebingungan seperti orang hilang di perjalanan. Kondisi seperti itu mengundang tindakan kriminal, lho.

foto dari Tripadvisor

2. Akomodasi
Akomodasi adalah isu berikutnya yang harus klir dalam perencanaan sebelum melakukan solo traveling. Pastikan akomodasi kamu aman. Maksudnya tentu saja tempat menginap. Kamu harus merancang dengan sebaik-baiknya. Era online sangat memudah kamu mempersiapkan akomodasi ini. Karena kamu bisa memilih dan memesan kamar hotel atau penginapan melalui aplikasi jauh-jauh hari.

Jangan lupa pelajari juga destinasi yang kamu akan jelajahi, lewat internet pastinya, atau kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya agar kamu tahu betul situasi dan kondisinya sehingga secara fisik dan mental kamu bakal lebih siap.

foto dari Rough Guides

3. Akses Transportasi
Sebuah perjalanan pastinya membutuhkan alat transportasi. Carilah info sebanyak-banyaknya moda transportasi yang bisa mengantarmu ke destinasi wisata yang ingin kamu sambangi. Lalu putuskan akan memilih moda transportasi yang mana. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemborosan yang tidak perlu.

Persiapan transportasi ini mencakap jadwal keberangkatan, pilihan perusahaan transportasi, rentang waktu serta jarak yang ditempuh.

Kalau kamu memilih moda transportasi darat misalnya, kamu harus menimbang lagi kereta atau bus. Kalau bus, bus dari perusahaan transportasi apa, kalau kereta putuskan kereta kelas apa. Jadwal keberangkatan yang paling ideal supaya segalanya aman.

foto dari Klikdokter

4. Jangan Lupa Obat-Obatan
Pastinya solo travel sendirian lebih berisiko ketimbang berkelompok. Hanya orang yang bernyali besar yang sanggup melakukannya. Maklum manusia tak pernah tahan kesepian. Apalagi kalau bepergiannya ke luar negeri. Apa-apa harus ditanggung sendiri, apalagi ketika datang sakit yang tak terduga.

Jadi bawalah selalu obat-obatan sebagai bagian dari perbekalan wajib yang tidak boleh dilupakan. Mulai dari vitamin, minyak angin, obat pusing, krim pereda nyeri, dan parasetamol.

Kamu yang memiliki riwayat alergi, jangan sampai lupa membawa obat antihistamin, lho.

foto dari Kompas

5. Interaksi dengan Orang Lokal
Menjadi solo traveler adalah saat yang tepat untuk berinteraksi dengan penduduk setempat, cara ini selain akan memberi pengetahuan lebih dalam tentang destinasi yang dikunjungi, termasuk budayanya, juga untuk sedikit mengusir kesepian. Siapa tahu kamu butuh bantuan. Bila kamu mampu membangun komunikasi yang asyik mereka tentu akan membantumu bila kamu mengalami kesulitan.

6. Aktifkan Alarm
Aktifkan alarm di ponsel kamu untuk bangun pagi, atau gunakan fasilitas morning call di hotel kamu menginap. Terutama bila kamu memang perlu bangun pada jam tertentu untuk sebuah acara penting.

7. Bawa Uang Ekstra
Untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan, menjadi solo traveler perlu membawa uang berlebih di rekening bank. Sedangkan uang tunai untuk kebutuhan mendesak.

8. Gunakan Kemajuan Teknologi
Teknologi internet dalam genggaman sangat membantu kita saat bepergian sendirian. Maka siapkan baik-baik perlengkapannya, seperti charger, dan powerbank.

foto dari Pikiran Rakyat

9. Cek Lagi Dokumen yang Diperlukan
Dokumen penting pribadi pastikan lengkap dan aman. Saat liburan dokumen tentunya perlu dibawa. KTP, sim, paspor, tiket perjalanan, ataupun kunci kamar penginapan.

Lakukan secara rutin untuk mengecek segala dokumen penting ini akan menghindari risiko keholangan. Hanya kita sendiri yang menanggung akibat buruk kehilangan saat traveling sendirian.

10. Catat Nomor Penting
Solo traveling boleh, membuat khawatir orang rumah jangan dong. Maka dari itu sebelum berangkat catatlah nomor darurat yang bisa dihubungi dalam keadaan terdesak. Nomor pasangan, keluarga, sahabat ataupun kerabat dekat.

Simpan dalam setingan tertentu agar gampang dijangkau di telepon kita pribadi. Jadi kamu mudah menemukannya untuk menghubungi saat-saat darurat.

11. Mematuhi Protokol Kesehatan
Meski pandemi makin melandai, tetaplah tetap mengikuti peraturan kesehatan (prokes)! Memakai masker, menjaga jarak serta jaga kebersihan selalu. Ngomong-ngomong sudah vaksinasi lengkap untuk mencegah paparan virus Corona, kan?

13. Beli Oleh-oleh Sedikit Saja
Karena sendirian, pulang dari traveling atau dalam perjalanan kontrolah keinginan membeli oleh-oleh yang bakal membebani tas kamu. Kalau bisa belilah yang bisa dilipat seringkas mungkin.

Itu tadi 13 panduan atau tips atau travel tips untuk menjadi solo traveler. Semoga panduan ini bisa membantu kamu saat traveling sendirian.

Gunakan aplikasi VPN Mantap. Gratis, aman, dengan server tercepat. Mudah juga kamu gunakan untuk kebutuhan internet kamu.