Saya ingin membuat pernyataan, apakah kita harus memiliki saksi dan meterai?

Dalam berbagai peristiwa di masyarakat sering ditemukan pernyataan tentang kemampuan melakukan sesuatu. Tapi apakah surat pernyataan itu harus ada saksinya? Dan bagaimana dengan kekuasaannya di pengadilan?

Hal ini menjadi pertanyaan bagi para pembaca detik Advocate yang dikirimkan ke alamat email redaksi@detik.com dan cc ke andi.saputra@detik.com. Ini pertanyaan lengkapnya:

Assalamualaikum!

Selamat malam redaksi detik, saya izin bertanya tentang hukum dalam pernyataan saya.

  1. Apakah surat keterangan yang menyatakan kesediaan orang tersebut menerima isi surat memerlukan saksi? Jika ya, berapa banyak saksi?
  2. Apakah surat pernyataan dapat memiliki masa berlaku selama masih disegel? Contoh: Masa berlaku pernyataan ini adalah satu bulan setelah pembukaan surat.
  3. Apa saja syarat sahnya surat keterangan?

Untuk mengatasi permasalahan di atas, tim advokat detik mengambil pendapat kuasa hukum Elza Rianty, S.H., M.H. Apakah Anda ingin tahu jawabannya? Silakan pergi ke halaman berikutnya.

Inilah jawaban lengkapnya:

Terima kasih atas pertanyaan Anda

IKLAN
Paralaks gambar 1

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sebelum kami menjawab pertanyaan Anda, pertama-tama kami perlu menjelaskan apa itu surat penjelasan. Surat keterangan adalah pernyataan berupa penegasan seseorang terhadap suatu hal atau keadaan yang dicatat secara tertulis. Surat penjelasan dikirim dengan maksud untuk menginformasikan suatu hal yang penting.

Pernyataan tersebut ditulis dalam bahasa Indonesia baku dan ditandatangani oleh yang bersangkutan. Selain itu, penerapan stempel harus dilakukan sebagai bagian dari penyusunan surat pernyataan untuk menunjukkan kesungguhan isi surat tersebut. Dengan cara ini, orang yang membuat pernyataan dapat memperkuat kebermaknaan pernyataan dan pengirim atau penerima pernyataan juga dapat menerima informasi dari penulis pernyataan karena sifat resmi dari pernyataan tersebut.
Baca juga:
Bisakah saya mengkriminalisasi orang yang membuang sampah ke tempat sampah saya?
Baca juga:
Bagaimana dan berapa biaya untuk mengubah status Tanah Girik menjadi SHM?

Kami kemudian akan menjawab pertanyaan Anda sebagai berikut:

  1. Apakah surat keterangan yang menyatakan kesediaan orang tersebut menerima isi surat memerlukan saksi? Jika ya, berapa banyak saksi?

Jawaban:

Pernyataan yang dibuat adalah dokumen pribadi. Agar surat itu dapat digunakan sebagai alat bukti suatu perbuatan, fakta atau keadaan yang bersifat perdata, pernyataan itu harus ditandatangani di atas meterai. Asalkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai.

Untuk sidang utama, hakim memeriksa surat keterangan untuk melihat apakah dokumen yang bersangkutan telah ditandatangani oleh pihak yang bersangkutan. Suatu dokumen pribadi yang isi dan tanda tangannya diakui, seperti halnya suatu dokumen otentik, mempunyai nilai pembuktian yang tidak terbatas (lihat Pasal 1875 KUHPerdata).

Selama tidak disengketakan, dokumen pribadi memiliki nilai pembuktian yang sama dengan dokumen asli.

Pasal 1875 KUHPerdata menyatakan:

Pengesahan tulisan tangan yang diakui benar oleh orang yang diajukan kepadanya atau dianggap dibenarkan secara hukum olehnya akan menghasilkan bukti yang lengkap, mis. hak-hak mereka. Ketentuan Pasal 1871 berlaku untuk tulisan.

Selama tidak disengketakan, dokumen pribadi memiliki nilai pembuktian yang sama dengan dokumen asli.
Elza Rianty, pengacara

Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan Anda, kesaksian membutuhkan 2 orang saksi dewasa untuk memperkuat bukti. Jika hanya ada satu saksi, maka keterangan tersebut dianggap tidak meyakinkan atau disebut sebagai saksi yang bukan saksi (unus testis nullus testis).

Selain itu, surat pernyataan dapat disertifikasi atau disahkan oleh notaris sesuai dengan Pasal 15 ayat 2 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang jabatan notaris.

  1. Apakah surat pernyataan dapat memiliki masa berlaku selama masih disegel? Contoh: Masa berlaku pernyataan ini adalah satu bulan setelah pembukaan surat.

Jawaban:

Surat pernyataan harus mengikat orang yang menyerahkannya dan dapat dicabut sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masa berlaku deklarasi adalah selama deklarasi tersebut tidak dicabut atau dibatalkan oleh pembuatnya.

LIHAT JUGA :

https://nac.co.id/
https://futsalin.id/
https://evitdermaclinic.id/
https://kabarsultengbangkit.id/
https://journal-litbang-rekarta.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://www.greenlifestyle.or.id/
https://www.kopertis2.or.id/
https://rsddrsoebandi.id/
https://www.ktb-mitsubishimotors.co.id/
https://www.topijelajah.com/
https://mesinmilenial.com/