Pengertian Pantun

Realitanya ada beberapa tipe pantun yang udah lama diketahui. Dimulai dengan pantun jenaka, teka-teki, dll. Satu diantara yang sangat umum yaitu pantun pengajaran. Pantun ini bertajuk dunia pengajaran serta mempunyai kandungan ilmu dan pengetahuan.

Pantun pengajaran punya tanda-tanda khusus. Antara lain seperti berisi tentang kehidupan sekolah, utamanya cari pengetahuan dll. Seringkali pantun obyek pengajaran ini dapat jadi petuah dan sumber buah pikiran buat banyak murid.

Maka impiannya adanya pantun obyek pengajaran, murid lebih bergairah buat mengangsu pengetahuan. Biar kedepannya bisa hidup lebih bagus serta miliki hari depan ceria.

Penjelasan Pantun

Pantun adalah macam puisi lama yang punya 4 baris serta bersajak a-b-a-b diakhir lariknya. Di baris pertama serta ke-2 adalah sampiran, sementara baris ke-3 serta ke-4 adalah isi pantun. Kesempatan ini bakal diberikan tentang sebagian contoh pantun pengajaran serta pengertiannya.

Realitanya memanglah ada beberapa tipe pantun disaksikan dari didalamnya, dimulai dengan pantun jenaka, pantun remaja, pantun teka-teki, pantun saran dan pun pantun pengajaran. Pantun pengajaran adalah pantun yang topiknya terkait pengajaran serta mempunyai kandungan semangat belajar dan cari ilmu dan pengetahuan.

Tentang hal beberapa tanda-tanda pantun pengajaran terdapat terkait kehidupan di sekolah, motivasi belajar, animo kepada guru dan utamanya cari pengetahuan serta pengetahuan. Pantun pengajaran ini pun mempunyai kandungan pengertian yang dapat saja petuah serta sumber buah pikiran buat banyak murid.

Baca Juga : Pengertian Puisi Beserta Contoh

Nach di bawah ini bakal diberikan tentang himpunan contoh pantun pengajaran bersama pengertian serta pembicaraannya sepenuhnya.

Contoh Pantun Pengajaran

Pantun Terkait Pengajaran

Apabila perahu udah melesat,
Silakan kita banyak berdoa.
Apabila pengin negeri maju,
Pengajaran mesti inti.

Badan lemas mesti dipaksa,
Kelak sakit sekujur badan.
Pengajaran tak boleh disia-siakan,
Tersebut jalan tuju maju.

Luas padang rumput-rumputan,
Ada domba banyak delapan.
Pengajaran bagaikan jembatan,
jembatan tuju hari depan.

Pantun Obyek Pengajaran

Begitu tinggi pohon kelapa,
Benar-benar enak kelapa muda.
Belajar agama tak boleh dilupa,
Perilaku baik dalam dunia.

Bumi bergoncang sebab gempa,
Angin barat benar-benar kencangnya.
Belajar agama tak boleh dilupa,
Biar di akhirat pun berbahagia.

Hati baik tidak ada dengki,
Padi tua jadi jerami.
Siapa pengin banyak rizki,
Silakan tambah berkunjung.

Markisa tumbuh slalu merembet
Anggrek hidup dengan menumpang.
Mengampuni yaitu obat,
Biar dada jadi luas.

Bunga mawar tangkainya patah,
Anak rusa tak boleh dipanah
Mencari rizki tak boleh serakah,
Silakan hidup dengan qonaah.

Udah jatuh anak panah,
Di batu yang berbongkah.
Silakan hidup dengan qonaah,
Biar harta tambah barokah.

Pantun Saran Pengajaran

Dinding rumah banyak hiasan,
Rumah kecil kembali imut.
Belajar tak boleh ogah-ogahan,
Apabila pengin sebagai orang sukses.

Lompat jauh sang anak kancil,
Main lumpur di tengahnya sawah.
Biarkan belajar keras pada waktu kecil,
Udah besar hidup berbahagia.

Jarum patah dalam saku,
Nyamuk masuk di kelambu.
Banyak-banyak membaca buku,
Sebab buku jembatan pengetahuan.

Mekar berseri bunga melati,
Nasi harum campur pandan.
Belajar jangan sempat stop,
Sejauh hayat masih di tubuh.

Pantun Berbalas Pengajaran

Di mana ingin makan ketupat,
Dalam rumah nenek bukan di kafe.
Di mana ingin pengetahuan diterima,
Biar jadi anak yang cerdas.

Di atas ombak berseluncur,
Pagi hari ada tamu.
Mencari pengetahuan dengan belajar,
Bersama guru yang mempunyai ilmu.

Buah kemumu udah terbelah,
Makan satu banyak serat.
Pengin pengetahuan yang barokah,
Berfaedah dunia akhirat.

Jamu pahit berasa di lidah,
Minum terus sampai lusa.
Pengetahuan seharusnya barokah,
Biar tak jadi buang waktu.

Pantun Jenaka Pengajaran

Bawang putih bawang kucai,
Membeli kecap gambar bango.
Typenya sich anak cerdas,
Bila diberi pertanyaan planga plongo.

Tak boleh sukai ambil lontar,
Lontar itu udah jarang.
Tak boleh sukai mengakui cerdas,
Matematika nilai lima.

Dongen lama sang Aladin,
Pergi jauh main tekukur.
Tuturnya anak rajin,
Nyatanya cuma rajin tidur.

Kue sedap dari talas,
Dikonsumsi oleh anak ompong.
Tersebut nasib anak malas,
Tubuh gemuk otaknya kosong.

Anak burung terbang ke awan,
Hari mendung turun gerimis.
Buat apa mengakui jago,
Kesenggol sedikit langsung nangis.

Pantun Pengajaran Budi Pekerti

Narasi lama sang kera sakti,
Bunga dahlia wangi harum.
Jadilah anak yang berbakti,
pada Ibu terus menyanyangi.

Bukit tinggi jalan berbatu,
Di ujung jalan tempat bersua.
Pada ayah terus menolong,
Biar berbahagia jalan hidupmu.

Anak cerdas terus irit,
Beli barang slalu kegunaan.
Pada yang tua mestilah hormat,
Biar hidup memperoleh atas.

Burung elang terbang melayang-layang,
Jauh ke awan kejar angan-angan.
Pada yang muda terus sayang,
Tersebut tanda hatinya budiman.

Pantun Pengajaran Sejauh Hayat

Macan tutul binatang buas,
Hidup di rimba gak sendiri.
Pengetahuan Allah amatlah luas,
Gak bakal habis didalami.

Menanggung berat di atas pundak,
Taman elok yaitu raudoh.
Tambah mempunyai ilmu tambah tahu,
Kalau diri manusia bodoh.

Cerdas terbang binatang lalat,
Hinggap sekejap di daun kubis.
Cari pengetahuan sejauh hayat,
Pengetahuan dicari tidak habis.

Pohon randu pohon meranti,
Tumbuh satu di bawah rawa.
Belajar jangan sempat stop,
Meski umur bertambah tua.

Sebelumnya sholat kita berwudhu,
Hari lebaran makan ketupat.
Tambah mempunyai ilmu tambah tawadhu,
Tersebut tanda-tanda pengetahuan kegunaan.

Pantun pengajaran sekolah

Kumpul puas makan-makan,
Duduk bersama di atas dipan.
Sekolah harus dikhususkan,
Biar ceria hari depan.

Beringin pohonnya besar,
Tempat belajar banyak guru.
Hadir sekolah buat belajar,
Pulang sekolah bawa pengetahuan.

Dua pulau terpisah selat
Hujan turun begitu lebat.
Hadir sekolah tak boleh terlambat,
Tersebut tanda pelajar yang top.

Pagi hari hadir kabut,
Tupai kecil cerdas melonjak.
Dengar guru tak boleh ribut,
Biar pengetahuan bisa diperoleh.

Tahi lalat di dekat pipi,
Makan pagi pagi makan lontong.
Pakai busana dengan rapi,
Rambut panjang harus dipotong.